Penguatan Peran IMP, BKKBN Jatim Gelar Temu Kader

444

Kegiatan temu kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) di Kabupaten Tuban, Selasa (9/4), menjadi momentum bagi Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jatim untuk memperkuat komitmen dalam mengawal dan menyukseskan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Jatim.

Kepala Perwakilan BKKBN Jatim H Yenrizal Makmur SP MM mengatakan, kegiatan temu kader IMP ini tidak hanya sebagai sarana untuk meningkatkan pengetahuan para kader, melainkan juga meningkatkan motivasi dan semangat para kader dalam menyukseskan program KKBPK. Dengan berbekal semangat dan kemauan yang kuat, dapat dipastikan program KKBPK akan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

”Kami bersyukur dapat bertemu kader IMP ini secara langsung. Ini akan memberikan semangat bagi BKKBN dan tenaga Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) untuk mengawal keberhasilan program KKBPK bersama-sama,” ucapnya.

Dalam acara yang dihadiri Bupati Tuban Fathul Huda itu Yenrizal juga menyampaikan, saat ini jumlah tenaga PKB/PLKB di Jatim jumlahnya tidak ideal. Dari data yang ada menyebutkan bahwa jumlah tenaga PKB/PLKB di Jatim hanya berjumlah 2.188 orang dan harus membina di 8.501 desa.

“Jadi, dapat disimpukan bahwa 1 tenaga PKB/PLKB harus membina 4 desa binaan. Padahal idealnya 1 tenaga PKB/PLKB maksimal hanya membina 2 desa,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk Kabupaten Tuban, dengan jumlah 328 desa hanya dibina 68 tenaga PKB/PLKB. Sehingga 1 tenaga PKB/PLKB di Kabupaten Tuban harus membina 4-5 desa binaan.

”Karena minimnya jumlah tenaga PKB/PLKB, diharapkan ada peran pemerintah daerah dalam memberdayakan tenaga PKB/PLKB,” kata orang nomor wahid di lingkungan Perwakilan BKKBN Jatim ini.

Menurutnya, adanya Undang-Undang RI Nomer 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah beserta dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomer 120/sj tanggal 16 Januari 2015 diharapkan menjadi regulasi hukum yang kuat bagi pemerintah daerah untuk pendayagunaan tenaga lini lapangan baik PKB maupun PLKB.

“Jadi ke depan keberadaan tenaga PKB/PLKB harus difokuskan pada kegiatan pemberdayaan program-program KKBPK, bukan pada program di luar KKBPK,” tegasnya.

Dia menjelaskan, sampai saat ini jumlah kader KB Kabupaten Tuban yang membantu tugas PKB/PLKB mencapai 2.181 orang yang terdiri dari PPKBD dan Sub PPKBD. (uul)