Pensiun Jadi Gubernur, Pakde Karwo Berencana Tulis Buku

127
Pakde Karwo dan Bude Karwo

Gubernur Jawa Timur, Dr H Soekarwo resmi mengakhiri jabatannya hari ini, Selasa (12/2). Sepuluh tahun sudah, Pakde Karwo memimpin Jatim. Terhitung banyak pencapaian yang telah ditorehkan. Terakhir, penghargaan Digital Award saat puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 di Grand City Convex Surabaya, Sabtu (9/2) lalu.

Dalam mengisi hari-hari selama pensiun dari gubernur, Pakde Karwo telah memiliki sejumlah agenda. Salah satunya berkutat di bidang literasi. “Saya cerita apa adanya ya, saya mau nulis buku baru berdasarkan pengalaman saya mempelajari UMKM,” katanya, Senin (11/2).

Pria asal Madiun itu berkisah, selama menjabat seringkali turun lapangan untuk mengunjungi langsung pelaku UMKM. Menurutnya, apa yang terjadi di sana cenderung kontras dengan pengetahuan yang selama ini dia ketahui. Padahal jika dimaksimalkan, hal tersebut seharusnya bisa menyejahterakan pelaku UMKM di Jawa Timur.

“Saat selesai produksi susah, dijual itu dalam khasanah marketingnya kan kurang bagus, tapi setelah saya cek ke lapangan, saya menemukan yang menarik bahwa produsen kita itu tidak pernah membuat sesuai permintaan pasar,” ungkap pria yang telah 40 tahun menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara) itu.

Dia menambahkan, persoalan tersebut penting diurai. Sebab bisa membantu pelaku UMKM hidup sejahtera. Sementara itu, sejumlah agenda lain juga akan dilakukan Pakde Karwo. Di antaranya mengajar di salah satu perguruan tinggi Nnegeri di Jawa Timur. Khusus hal ini, dia diminta langsung oleh Wakil Rektor I perguruan tinggi tersebut. Tetapi, Pakde Karwo enggan merinci, sebab surat keputusannya belum dia pegang.

“Saya juga mau ngajar. Warek I salah satu perguruan tinggi negeri di sini minta saya untuk ngajar ekonomi makro. Saya belum berani menyebutkan (perguruan tingginya) karena SK-nya (Surat Keputusan) belum keluar,” tambahnya.

Selain di perguruan tinggi tersebut, Pakde Karwo juga diminta Mendagri mengisi stadium general di IPDN. (dd-07)