Permudah Koordinasi, Kadinsos Jatim Resmikan Sekber Pilar-pilar Sosial

165

SURABAYA- Guna mempermudah koordinasi dan memperkuat sinergitas kerja sosial di Jatim, hari ini, Rabu (27/5/2020), Kepala Dinas Sosial Jatim, Dr Alwi meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) untuk Pilar-pilar Sosial se-Jatim.

Kantor sekretariat yang terletak di sisi utara belakang Gedung B Dinsos Jatim Jl Gayung Kebonsari ini akan menjadi ruang koordinasi intensif bagi Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Jatim, Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Jatim, Karang Taruna Jatim, Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu (SLRT) Jatim, Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Jatim dan Kooordinator Corporate Social Responsibility (CSR) Jatim.

Peresmian simbolis Sekber tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kepala Dinas Sosial Jatim, Dr Alwi, yang disaksikan sejumlah pejabat Dinsos Jatim dan ketua masing-masing organisasi sosial tersebut.

Pengguntingan pita yang dilakukan Kadinsos Jatim, Dr Alwi, menandai diresmikannya Sekretariat Bersama Pilar-pilar Sosial di Jatim, Rabu (27/5/2020)

Kadinsos Jatim Dr Alwi usai meresmikan penggunaan Sekber tersebut mengungkapkan, selama ini pilar-pilar sosial sebetulnya sudah bergerak dengan masing-masing jaringan dan segmentasinya. Hanya saja, belum ada tempat untuk melakukan koordinasi secara cepat antarmereka.

Baca Juga  Tingkatkan Manajemen Kediklatan, BKKBN Jatim Kunjungi BKKBN DI Yogyakarta

“Keberadaaan Sekber Pilar-Pilar Sosial ini salah satunya untuk mendekatkan layanan bagi para relawan pilar-pilar kesejahteraan sosial yang ada di Jatim. Saya berharap, keberadaan Sekber ini nanti bisa benar-benar berfungsi” harapnya.

Alwi meyakini dengan adanya Sekber tersebut, koordinasi dan sinergitas antarpilar-pilar sosial akan semakin efektif. “Apalagi keberadaan Sekber masih satu atap dengan Dinsos Jatim, jadi akan memudahkan untuk komunikasi,” katanya.

Di tempat yang sama, Ketua IPSM Jatim, Arman Linda merespon baik inisiatif Kadinsos Jatim tersebut. Menurutnya, tempat koordinasi dan komunikasi itu sangat dibutuhkan untuk menentukan perencanaan dan keterpaduan aksi.

“Apalagi pilar-pilar sosial ini jaringannya di 38 kabupaten/kota se-Jatim. TKSK bahkan di 666 kecamatan, dan karang taruna bahkan ada di setiap desa dan kelurahan,” sergahnya.

Lantaran itu, ia mengaku sangat berterima kasih atas adanya Sekber bagi pilar-pilar sosial di Jatim ini. Setidaknya, tempat koordinasi itu akan sangat dibutuhkan, utamanya di saat pandemi Covid-19 sekarang ini.

Baca Juga  Kadinsos Jatim Apresiasi Program Kemitraan Horelu EMCL dan STIKes ICsada Bojonegoro

Koordinator TKSK Jatim, Nur Sholeh juga mengapresiasi adanya Sekber tersebut. Baginya, keberadaan Sekber akan memperkuat sinergitas, sehingga jika terjadi sesuatu, penanganannya bisa terpadu. “Nantinya untuk penyiapan data hingga eksekusinya bisa dikoordinasi melalui Sekber ini,” ujarnya.

Sementara, Sekretaris Karang Taruna Jatim, Twi Adi mengatakan, di saat pandemi Covid-19 ini, anggota Karang Taruna di Jatim banyak yang bergabung dengan relawan lain, seperti di karantina, cek point, membantu TKSK dalam menyalurkan bansos, membantu Dapur Umum Tagana, baik di Surabaya Raya maupun Malang Raya.

“Dengan adanya Sekber ini nanti, anggota karang taruna akan lebih mudah berkoordinasi dan berkolaborasi dengan program sosial yang ada di masing-masing daerah. Tentu dengan dikoordinir pengurus provinsi,” tambahnya.

Selain Ketua IPSM, Koordinator TKSK Jatim dan Sekretaris Karang Taruna Jatim, hadir juga dalam acara tersebut, Koordinator SLRT Jatim, Bayu Setiyono dan Koordinator LKS Jatim, Moh. Djohari. (*)