Pertamina Serahkan Bantuan Bagi Korban Banjir di Madiun

63

Madiun menjadi daerah di Jatim yang terparah dilanda banjir. Ribuan warga pun terdampak. Sebagai bentuk kepedulian sosial, Pertamina memberikan bantuan bagi korban terdampak banjir yang menerjang wilayah Madiun dan sekitarnya.

Sejak Kamis (7/3) lalu, Pertamina telah menggulirkan bantuan logistik antara lain berupa beras, gula, minyak goreng, serta daging dan ikan dalam kaleng, senilai Rp 50 juta untuk keperluan dapur umum. Sebanyak 100 tabung Bright Gas beserta kompor juga disiagakan untuk operasional beberapa dapur umum, seperti di Posko Utama Balerejo – BPBD Madiun, Posko BUMN Peduli Madiun, dan Posko Sukorejo – BPBD Bojonegoro.

Menteri BUMN Rini Soemarno, saat meninjau Dapur Umum di Posko BUMN Peduli Madiun Jum’at (8/3) sore kemarin, memberikan apresiasi kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam membantu para korban bencana. Rini juga sempat membantu memasak dan juga mencicipi nasi bungkus untuk pengungsi guna menguji kelayakannya.

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Bupati Madiun, Ahmad Dawami Ragil Saputro, dan Direktur Pemasaran Retail Pertamina, Mas’ud Khamid.

“Pertamina turut memprioritaskan bantuan CSR di wilayah terdampak, dengan harapan adanya bantuan ini dapat meringankan sedikit beban dari para korban bencana”, ujar Rustam Aji, Unit Manager Communication & CSR MOR V Jatimbalinus.

Selain bantuan CSR, Pertamina juga memastikan SPBU dan Penyaluran Elpiji tetap berjalan normal.

“SPBU tetap beroperasi secara normal, dan penyaluran tetap dilakukan dengan mobil tangki yang berkoordinasi dengan BPBD dan aparat setempat untuk panduan rute yang aman. Sedangkan untuk LPG, seluruh pangkalan dan agen tetap buka dan beroperasi normal,” kata Rustam.

Menurut Kurnia, salah satu koordinator penyaluran bantuan di Posko Balarejo, bantuan sembako yang dikirimkan sangat membantu masyarakat sekitar. Selain kebutuhan sembako, masyarakat juga membutuhkan peralatan sekolah untuk siswa siswi yang terkena dampak banjir. Saat ini di Posko Balerejo, terdapat pengungsi dari 12 Desa sekitar Kecamatan Balerejo. (uul, *)