Pilkades Serentak di Ponorogo Berjalan Lancar

57

PONOROGO – Sebanyak 198 desa dari 20 Kecamatan se-Kabupaten Ponorogo mengikuti gelaran Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades, Senin Kliwon (20/5/2019). Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Ponorogo Suprianto, rangkaian kegiatan diawali pukul 07.00 WIB. Pilkades serentak tahun 2019 diawali dengan pengambilan sumpah seluruh panitia pelaksana Pilkades oleh ketua panitia.

“Selanjutnya penjelasan tata cara pelaksanaan pencoblosan, dilanjutkan pemberian surat suara oleh panitia kepada warga yang mempunyai hak pilih,” terang Suprianto.

Kemudian pada pukul 07.30 WIB, proses pemungutan suara (pencoblosan) Pilkades serentak tahun 2019 di 198 desa dari 20 Kecamatan se-Kabupaten Ponorogo.

Adapun unsur pengamanan Pilkades serentak tahun 2019 di 198 desa dari 20 kecamatan se Kabupaten Ponorogo sejumlah 5.960 orang personil, dengan rincian Polri sebanyak 1.417 personel, TNI sejumlah 448 personel, Subdenpom sebanyak 5 personel, Linmas sebanyak 3960 personil, dan Satpol PP sebanyak 130 personel.

“Pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2019 di wilayah se-Kabupaten Ponorogo diikuti sebanyak 198 Desa dari 20 Kecamatan terbagi dalam 212 TPS (198 TPS dan 14 TPS tambahan) berjalan dengan tertib, aman dan lancar,” kata Suprianto.

Namun, perlu diwaspadai karena ada 1 desa yaitu Pilkades desa Pager Kecamatan Bungkal yang perolehan suara cakades beda tipis selisih 2 suara. Cakades nomor urut 01 Agusdian Mustofa memperoleh 609 suara, sedangkan cakades noor urut 02 Setyarini memperoleh 611.

Cakades nomor urut 01 Agusdian Mustofa didampingi oleh Ketua Tim Sukses Cakades 01 Siswoyo bersama sekitar 100 orang pendukungnya selesai penghitungan suara melakukan aksi protes supaya dilakukan penghitungan ulang.

“Setelah dilakukan mediasi dipimpin Kapolres Ponorogo dan Sekcam Bungkal yang intinya jika Cakades 01 Agusdian Mustofa kurang puas atas hasil Pilkades dipersilahkan menempuh sesuai jalur yaitu melaporkan ke Panwascam,” tambahnya.

Pasca pemungutan suara pilkades, selanjutnya sesuai tahapan panitia pemilihan akan melaporkan hasil Pilkades ke BPD (Badan Pemerintah Desa) waktu 2 hari. Kemudian BPD akan melaporkan kepada Bupati Ponorogo. “Jika ada pengaduan baik dari calon maupun masyarakat yang tidak terima atas hasil pemilihan sesuai tahapan diberikan batas waktu 3 hari pasca pemungutan dan penghitungan suara dan 7 hari batas akhir tindak lanjut penyelesaian pengaduan oleh panitia pengawas,” jelasnya. (nur)