PKK dan Dinkes Kota Surabaya Gelar Posyandu Fair 2019

14
Posyandu Fair keenam digelar di Grand City Mall Surabaya, Kamis (31/1). (Foto: TP PKK Kota Surabaya)

Untuk keenam kalinya, PKK bersama Dinas Kesehatan Kota Surabaya menggelar Posyandu Fair. Acara tahunan yang digelar rutin sejak 2014 ini dilaksanakan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengikuti Posyandu dan menjadi media promosi praktek baik dan berbagai inovasi Posyandu untuk meningkatkan gizi balita.

Kegiatan yang dilaksanakan di di Grand City Mall Surabaya, Kamis (31/1) ini terselenggara berkat kerja sama Wahana Visi Indonesia (WVI), Dinas Kesehatan Kota Surabaya, TP PKK Kota Surabaya, dan Akademi Gizi Surabaya. Sekitar 410 orangtua balita, kader Posyandu, dan tenaga kesehatan terlibat dalam berbagai kegiatan yang digelar dalam Posyandu Fair. Di antaranya, lomba menyiapkan MPASI (Makanan Pendamping ASI), bekal anak PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), lomba menyiapkan kudapan padat gizi untuk mencegah stunting, lomba ranking 1 dan mini seminar tentang kecukupan gizi bagi anak-anak.

Ketua TP PKK Kota Surabaya memberikan bantuan berupa susu ibu hamil kepada ibu hamil kurang mampu di empat kecamatan. (foto: TP PKK Kota Surabaya)

Ketua TP PKK Kota Surabaya, Siti Nuriya Zam Zam Sigit Sugiharsono mengatakan, acara Posyandu Fair juga digelar untuk mengapresiasi para pejuang kesehatan, khususnya para kader dan semua pihak yang berpartisipasi aktif di Posyandu. Menurutnya, kader Posyandu memiliki pengaruh yang besar terhadap status gizi balita. Semakin tinggi peran kader, maka semakin tinggi pula angka penurunan gizi buruk pada balita.

“Kami sangat berterima kasih atas partisipasi dan peran serta kader Posyandu di seluruh Kota Surabaya sehingga dapat mengurangi gizi buruk pada balita,” ungkapnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Surabaya Yohana Sussie Emissa berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan. “Kami mengapresiasi para petugas kesehatan dan kader posyandu yang berdedikasi mendampingi orang tua mengawasi tumbuh kembang dan gizi anaknya,” ujarnya.

Sementara itu, Dewi Sukowati, Spesialis Kesehatan dan Anak Zona Jawa, Sumatera dan Kalimantan Barat Wahana Visi Indonesia berharap agar Posyandu Fair ini dapat meningkatkan animo masyarakat utamanya orang tua dengan anak balita untuk dapat memonitor tumbuh kembang anaknya melalui Posyandu.

Dalam acara tersebut TP PKK Kota Surabaya memberikan bantuan berupa susu ibu hamil kepada ibu hamil kurang mampu yang disampaikan melalui empat Puskesmas. Keempat Puskesmas itu adalah Puskesmas Simolawang, Tambakrejo, Kalikedinding, dan Bulak Banteng. Masing-masing Puskesmas tersebut menerima bantuan sebanyak 24 dus susu. Selain itu, dalam acara tersebut digelar pula penandatanganan deklarasi dan komitmen bersama membangun gizi menuju bangsa sehat dan berprestasi. (uul, *)