PKK Jatim dan PKK Surabaya Bagikan Ribuan Masker di Kawasan MAS

87
Ketua TP PKK Prov Jatim Arumi membagikan masker kepada masyarakat. (Foto: Ulviyatun Ni'mah/derapdesa.id)

Bertepatan dengan HUT RI ke-75, Senin (17/8/2020), Ketua Tim Penggerak PKK (TP PKK) Jatim Arumi Bachsin dan Ketua TP PKK Kota Surabaya Siti Nuriya Zam Zam Sigit membagikan lima ribu masker dan face shield di kawasan Masjid Al-Akbar Surabaya (MAS). Para pedagang, pengemudi, masyarakat, dan anak-anak yang berada di berada di lokasi tak luput dari kegiatan tersebut.

Arumi mengatakan, pembagian masker tersebut dilakukan dalam rangka Gerakan Bersama Memakai Masker (Gebrak Masker) di Jatim. Gerakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI terkait keterlibatan TP PKK sebagai edukator adaptasi kebiasaan baru. Gerakan ini pun dilakukan serentak di seluruh Indonesia.

Apel dalam rangka launching Gebrak Masker di halaman kantor TP PKK Prov Jatim, Senin (17/8/2020). (Foto: Ulviyatun Ni’mah/derapdesa.id)

“Menindaklanjuti pesan Presiden RI agar seluruh kader PKK ikut terlibat dalam menyadarkan warga akan pentingnya pakai masker dan taat terhadap protokol kesehatan, maka kemudian Ketua Umum TP PKK Ibu Tri Tito Karnavian menciptakan program Gebrak Masker ini,” kata Arumi.

Baca Juga  Lima Plt Kades di Kec Tarik Harus Amanah

Di Jatim, kegiatan Gebrak Masker ini dilakukan TP PKK Provinsi Jatim bersama dengan Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Provinsi Jatim. Total ada 107 ribu masker dewasa dan anak-anak, serta 150 faceshield yang dibagikan dalam kegiatan Gebrak Masker di Jatim ini.

Istri Wagub Jatim Emil Dardak ini menjelaskan, Gebrak Masker ini juga diikuti seluruh TP PKK dan IKAPTK kabupaten Kota Se-Jawa Timur. Sedangkan untuk kegiatan di provinsi, pihak TP PKK Jatim melaksanakannya bersama-sama dengan anggota TP PKK dan kader PKK Kota Surabaya.

Ketua TP PKK Kota Surabaya Bu Sigit membagikan masker kepada masyarakat. (Foto: Ulviyatun Ni’mah/derapdesa.id)

Melalui kegiatan ini, Arumi berharap para kader PKK serta masyarakat mampu menjadi garda terdepan dalam pencegahan Covid-19. Salah satu caranya adalah dengan gencar melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dan lingkungan sekitarnya tentang kedisiplinan menjalani protokol kesehatan seperti memakai masker, rajin cuci tangan serta melakukan jaga jarak (physical distancing).

Baca Juga  Pasien Positif Covid-19 Jatim yang Sembuh Bertambah Jadi 40 Orang

“Jadikanlah para tenaga medis itu garda yang paling akhir, karena kalau sudah sampai ke paramedis, artinya sudah tertular atau sudah terkonfirmasi. Jadi, sebelum itu terjadi mari kita sebagai garda terdepan ikut mencegah penularan Covid-19,” pesannya.

Pembagian masker di Kota Surabaya ini dilakukan di lima titik, yakni kawasan Masjid Al-Akbar Surabaya, area Kebun Binatang Surabaya, Sontoh Laut Surabaya, Tambak Sari Surabaya, serta kawasan Titik Nol Jawa Timur. (uul)