Karno ST, Kades Terpilih Desa Sawo, Kec. Dukun, Kab. Gresik

Rangkul Semua Lapisan, Utamakan Kesopanan

201
Karno ST

Terpilih sebagai kepala desa tentu tak semudah membalik telapak tangan. Perlu beragam pendekatan untuk memikat hati masyarakat. Hal itu juga dilakukan Karno ST (33). Pria yang sempat bercita-cita jadi ustadz tersebut punya jurus khusus, hingga bisa unggul dalam Pilkades di desanya. Seperti apakah? 

SORAK kemenangan berulang kali dilontarkan para pendukung Karno ST, Calon Kepala Desa (Cakades) Sawo, Kec. Dukun, Kab. Gresik. Itu lantaran Cakades bernomor urut satu ini berhasil meraih dukungan terbanyak dari masyarakat dalam Pilkades yang digelar Hari Rabu, 31 Juli 2019.

Jelang sore suasana desa makin riuh. Masyarakat yang sebelumnya berkumpul mengawal penghitungan suara di balai desa, satu persatu beralih meninggalkan lokasi yang juga menjadi pusat pemungutan suara. Mereka berbondong-bondong datang memadati halaman rumah Karno untuk memberi ucapan selamat.

Ada yang tersenyum sumringah, ada juga yang menangis bahagia. Di tengah kerumunan itu sudah ada Karno. Atas kemenangan yang berhasil diraih, Karno tak henti-hentinya mengucap rasa syukur. “Alhamdulillah…. Ucapan syukur pada Ilahi Robbi. Ini untuk kedua orang tua saya yang selama ini memberi doa dan dukungan, baik dhohir maupun batin,” ucapnya.

Proses penghitungan suara di balai desa

Dari hasil rekapitulasi suara Pilkades di Desa Sawo, Karno yang bertarung dengan satu rivalnya berhasil meraih dukungan sebanyak 1.529 suara atau 70,3 persen. Hasil perolehan suara di tiap RW ia selalu unggul. Yaitu; RW 01 sejumlah 158 suara, RW 02 sejumlah 113 suara, RW 03 sejumlah 167 suara, RW 04 sejumlah 130 suara, RW 05 sejumlah 205 suara, RW 06 sejumlah 164 suara, RW 07 sejumlah 246 suara dan RW 08 sejumlah 346 suara.

Angka partisipasi dalam Pilkades Sawo pun terbilang cukup tinggi. Dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 2.758 jiwa, daftar suara yang masuk sebanyak 2.205. Dan dari jumlah partisipan itu, hanya 29 suara yang dinyatakan tidak sah. Kepada semua relawan pendukung, ia mengucapkan terimakasih karena sudah membantu maksimal.

Lantas, apa modal utama Karno sehingga berhasil unggul? Kepada Derap Desa, suami Sari Indah Rahmawati itu menuturkan, secara umum persiapan hampir sama. Namun, cara berkomunikasilah yang paling ia tekankan. “Saya mengedepankan kesopanan. Dan yang paling utama selalu menyapa serta murah senyum,” ujarnya lantas terkekeh.

Adapun visi yang menjadi acuan dirinya kedepan adalah berusaha mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik menuju masyarakat Desa Sawo yang maju, aman dan sejahtera. Selain itu, ia juga akan terus berupaya merangkul semua lapisan tanpa membeda-bedakan dalam hal pelayanan.

visi dan misi Karno ST, Kades terpilih Desa Sawo

Berkiprah di dunia abdi desa, lanjut dia, nyatanya tak pernah terbesit dalam benak. Bahkan, ayah dua anak itu saat masih kecil mengaku sempat bercita-cita menjadi ustadz. Alasan kuat maju dalam Pilkades, tak lain karena dorongan dari elemen masyarakat. Tak terkecuali tokoh-tokoh agama yang menyandarkan harapan besar agar ia mau berkontribusi membangun desa.

Secara pribadi, alumni Lembaga Nurul Huda Sawo itu juga membawa harapan luhur. Yakni, ingin semua masyarakat Desa Sawo bisa guyub rukun mulai dari kalangan muda sampai kalangan tua. “Semoga Allah SWT memberi kesehatan jasmani dan rohani kepada saya dan keluarga sehingga bisa menjalankan roda pemerintahan desa yang lebih baik. Aamiin,” pungkasnya mengakhiri. (fan)

Data Diri

Nama               : Karno ST

TTL                 : 20 Februari 1986

Pendidikan      : Universitas 17 Agustus Samarinda

Hobbi              : Olahraga

Nama istri        : Sari Indah Rahmawati SE

Nama anak      : Muhammad Nafis Aulia, Elsa Pratiwi