Satu Lagi Santri Ponpes Temboro Magetan Asal Ponorogo Dinyatakan Positif Covid-19

158

PONOROGO – Sebanyak 18 orang warga Kabupaten Ponorogo dinyatakan positif covid-19 hingga Selasa (19/5/2020) sore.

“Hari ini salah satu warga Desa Tugu, Kecamatan Mlarak dari hasil swabnya dinyatakan positif covid-19,” ujar Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni di hadapan sejumlah awak media dalam jumpa pers di Pringgitan rumah dinas Bupati Ponorogo, Selasa sore (19/5/2020).

Adapun rinciannya dari 18 orang tersebut adalah 8 orang sembuh, 1 orang meninggal dan 9 orang perawatan.

“Yang meninggal Ibu Tukinem warga Desa Blembem, Kecamatan Jambon setelah lama tinggal di Surabaya dan dibawa pulang dalam keadaan sakit yang langsung dibawa ke rumah sakit, kontak dengan empat orang dan langsung isolasi,” imbuhnya.

Peta sebaran covid-19 di Ponorogo. Sumber: Pemkab Ponorogo

Pihaknya menambahkan seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atas nama Miseni (73 th) warga Dukuh Wotmangu, Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo juga meninggal dunia. Saat ini pihaknya juga melakukan rapid test secara sampling di sejumlah pusat perbelanjaan, rumah makan, pasar dan lainnya yang ada di Ponorogo.

Baca Juga  Format Baru Dana Desa

Diketahui identitas Santri dari Ponpes Al Fatah Temboro Magetan yaitu MSS (15 th) warga RT 01, RW 02, Dukuh Pojok, Desa Tugu, Kecamatan Mlarak. Riwayat kepulangan Santri  MSS adalah 12 Mei 2020 pulang dari Ponpes Al Fatah Temboro Magetan ke Desa Tugu, Kecamatan Mlarak dan 14 Mei 2020 di Isolasi di Polindes Desa Tugu sekaligus dilakukan Rapid Test dengan hasil reaktif.

Kemudian pada 15 Mei 2020 dilakukan tes swab tahap pertama dan 16 Mei 2020 dilakukan test wwab tahap kedua. Selanjutnya 18 Mei 2020  hasil test swab keluar dan MSS dinyatakan terkontaminasi Positif Covid-19. Selasa (19/5/2020) pukul 12.00 WIB dilaksanakan penjemputan oleh Dinas UPT Puskesmas Mlarak untuk diisolasi di RSUD Hardjono Ponorogo. (nur)