Screening Calon Ibu Tekan AKI dan AKB

243
Screening bagi calon ibu dilakukan Puskesmas Curahtulis

Guna mencegah terjadinya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB), beragam inovasi di bidang kesehatan terus dilakukan. Selain disebabkan pernikahan usia muda, juga kurang kepedulian terhadap kesehatan ibu yang dapat mempengaruhi kematian ibu dan kematian bayi pada saat program hamil hingga masa persalinan.

Berbagai upaya pun dilakukan Puskesmas Curahtulis Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo dengan melaksanakan program inovasinya berupa kegiatan screening calon ibu sehat bagi Pasangan Usia Subur (PUS). Di antaranya, bagi calon ibu usia muda 20 tahun hingga 35 tahun serta ibu yang berusia 35 tahun hingga 50 tahun yang masih menginginkan program kehamilan.

Screening bagi calon ibu ini dilakukan karena memiliki latar belakang angka kematian ibu dan bayi masih tinggi. Tingginya perkawinan usia muda dan tingginya prevalensi KEK, anemi dan penyakit pada ibu hamil. Tujuannya menekan AKI dan AKB serta menurunkan prevalensi anemia, KEK, komplikasi kehamilan, BBLR (Berat Bayi Lahir Rendah) dan stunting.

Baca Juga  Penutupan Sementara Objek Wisata Kab Probolinggo Diperpanjang

“Inovasi screening Calon Ibu Sehat Baik Calon Pengantin (Catin) maupun PUS yang menginginkan anak dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan sebelum hamil termasuk konseling kesehatan umum dan kesehatan reproduksi,” kata Kepala Puskesmas Curahtulis Wiwik Yuliati.

Menurut Wiwik, untuk mencapai kondisi ibu hamil yang sehat, intervensi bukan lagi dilakukan pada saat kehamilan, akan tetapi dilakukan pada pra kehamilan. Untuk menyukseskan program ini, lintas sektor turut mendukung program inovasi mulai dari Camat, Tim Gemasiba, Ketua Tim Penggerak PKK Desa, KUA, PPN Desa, PPKB dan Kader KB.

Program inovasi kesehatan khususnya screening calon ibu sehat baik calon pengantin maupun pasangan usia subur yang menginginkan anak ini dapat mencegah dan menekan AKI dan AKB di Kabupaten Probolinggo. Program kegiatan ini juga dapat memotivasi para calon ibu dan PUS untuk selalu menjaga kesehatannya. (*)