Segobang Banyuwangi & Sentul Kota Blitar Juarai Lomba Gotong Royong Tingkat Jatim

52
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat menyerahkan piagam juara beberapa lomba dalam puncak peringatan BBGRM XVI dan HKG PKK ke-47 di Situbondo, Sabtu (19/10/2019).

Setelah melalui tahapan proses penilaian yang ketat dan panjang, Desa Segobang Kec. Licin Kabupaten Banyuwangi akhirnya terpilih sebagai Juara I, Lomba Gotong Royong tingkat Provinsi Jatim tahun 2019.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam SK Gubernur Jatim nomor 188/412/KPTS/013/2019 tertanggal 20 September 2019, yang penyerahan hadiahnya dilangsungkan saat puncak peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XVI dan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG-PKK) ke 47 tingkat Provinsi, di Kampung Kerapu, Situbondo, Sabtu (19/10/2019).

Sebagai runner up, posisi juara II diraih Desa Cemeng Kec. Donorojo, Kab. Pacitan. Lalu disusul Desa Mendak Kec. Dagangan Kab. Madiun sebagai juara III dan Desa Tugurejo Kec. Slahung, Kab. Ponorogo sebagai juara IV.

Selain kategori desa, kegiatan lomba tahunan ini juga dilangsungkan untuk kategori kelurahan. Adapun juara I untuk kategori ini diraih Kelurahan Sentul Kec. Kepanjen, Kota Blitar, yang disusul Kelurahan Nambangan Kidul Kec. Mangunharjo Kota Madiun sebagai juara II. Lalu Kelurahan Mojo, Kec. Gubeng, Kota Surabaya sebagai juara III dan Kelurahan Kedung Asem Kec. Wonoasih, Kota Probolinggo sebagai juara IV.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Prov. Jatim, Moh Yasin mengungkapkan, proses penilaian lomba gotong royong ini dilakukan oleh tim penilai yang mewakili berbagai instansi dan elemen. Tahapannya juga melalui sejumlah proses, mulai dari penilaian administrasi, presentasi hingga penilaian lapangan.

‘Kami menyampaikan selamat bagi para juara. Semoga prestasi yang diraih bisa memotivasi desa-desa lain dan kelurahan-kelurahan lain di Jatim agar bisa berkembang lebih baik, khususnya dalam mentradisikan gotong royong,’’ ujarnya.

Pejabat asal Bojonegoro ini lalu menambahkan, bagi para juara, selain mendapat trofi dari gubernur juga mendapat hadiah pembinaan yang nilainya bertahap mulai Rp 20 juta hingga Rp 12,5 juta.

‘’Menjadi juara itu penting. Tapi yang lebih penting lagi adalah, bagaimana masyarakat bisa mengimplementasikan semangat dan nilai-nilai gotong royong dalam kehidupan keseharian,’’ tegasnya.

Selain pemenang lomba gotong royong, dalam gelar BBGRM XVI dan HKG PKK ke-47, juga dilangsungkan penyerahan hadiah untuk Lomba 10 Program Pokok PKK, yang diantaranya, Lomba Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) antardesa,  Lomba Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) dan Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Untuk Lomba Posyantek, terpilih sebagai Juara I, Posyantek Kedung Tehno Jaya asal Tulungagung. Lalu disusul Posyantek Kec. Gandusari, Trenggalek sebagai juara II dan Posyantek Pusaka Madura asal Sumenep sebagai juara III.

Sementara, untuk dua lomba lainnya, terpilih sebagai juara I Lomba LBS adalah, Tim Penggerak PKK dari Desa Karanganyar Kec. Gandusari Kabupaten Trenggalek. Sedang untuk Juara I lomba PHBS adalah TP PKK Desa Ngadirojo, Kec. Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. Khusus untuk Lomba LBS, ada kategori kota atau kelurahan, yang juaranya diraih Kelurahan Jagalan Kec. Kranggan, Kota Mojokerto. (*)