Silatda, PPDI Lamongan Serahkan LPPD Dua Perangkat

188

Satu diantara program milik PPDI Kab. Lamongan yang tak dimiliki kabupaten lainnya di Jatim ialah LPPD, Lembaga Purna Bakti Perangkat Desa. Dalam agenda Silatda I itu, pengurus PPDI Kab. Lamongan memberikannya pada dua perangkat yang sudah purna bakti.

Dua perangkat tersebut adalah Munadji dan Kayat. Keduanya dianggap pantas. Munadji selama 27 tahun terakhir mengabdi sebagai salah satu kepala dusun di Desa Patihan Kec. Babat. Sedang Kayat, selama 19 tahun terakhir mengabdi sebagai Kasi Kemasyarakatan di Desa Wedoro Kec. Glagah.

Masing-masingnya mendapat dana yang berbeda, bergantung pada lamanya mengabdi. Munadji mendapat dana sebesar Rp 27 juta 540 ribu dan Kayat sebesar Rp 19 juta 380 ribu. “Itu sudah sering kita lakukan, Mas. Setiap ada yang purna dikasihkan,” tutur Hartono, ketua PPDI Lamongan kepada Derap Desa.

Tujuannya apa? Ia menyampaikan, lembaga tersebut dibuat sebagai wujud penghormatan sekaligus apresiasi atas pengabdian yang sudah dilakukan perangkat desa di Kab. Lamongan. Setelah purna bakti, mereka mendapat dana untuk kesejahteraan atau modal lain.

Program tersebut sudah berjalan sejak tahun 2015. Mekanismenya, kata dia, mereka yang sudah purna akan diberi Rp 1,7 juta per tahun kali masa bakti sejak menjabat. “Tapi, penerimaannya belum 100 persen, masih diberikan 60 persennya. Hal itu mengacu pada AD/ART. Nanti setelah lima tahun (program LPPD) berjalan baru diberikan penuh,” jelasnya.

Ia menambahkan, program dan berbagai kegiatan yang digelar itu hasilnya cukup positif. Karena itulah, ia berharap, Pemda terkait bisa lebih memperhatikan kesejahteraan perangkatnya. Terlebih, selama ini, perangkat desa sudah bekerja membantu masyarakat sejak urusan kelahiran hingga kematian.

“Dulu Siltapnya 1,1 juta. Setelah ditambah dari bagi hasil pajak menjadi sekitar 1,3 juta.Karena itu, saya bersama rekan-rekan, atas nama ketua PPDI, supaya dengan jerih payah itu kami bisa mendapat penimbangan Siltap yang lebih baik,” pungkasnya (fan)

baca juga: Gelar Silatda, PPDI Lamongan Tuntut Kenaikan Siltap

baca juga: Tak Dihadiri Bupati, Panitia Akan Gelar Silatda II