Slamet Rahardjo: Kalau Boleh Tiga Periode, Pakde Masih Pas Banget

192
H Slamet Rahardjo (paling kiri), Ketua Parade Nusantara Jatim

Kesuksesan Pakde Karwo dalam memimpin Jatim rupanya membuat banyak orang sulit move on. Salah satunya adalah Slamet Rahardjo, Ketua Parade Nusantara Provinsi Jatim. Slamet menjadi salah satu saksi perjalanan karier Pakde Karwo. Dia berkenalan dengan Pakde Karwo sejak menjabat Sekdaprov Jatim. Slamet yang saat itu menjabat Presidium AKD Jatim sempat berkeliling Jatim bersama Pakde Karwo dalam acara Sambang Desa.

Slamet menuturkan, sebutan Pakde untuk menyapa Pakde Karwo betul-betul enak didengar. Menurutnya, di dalam sapaan tersebut ada aura kebapakan, pengayom, teduh, nyemanak, dan nuansa dekat dengan semua lapisan.

“Beliau ini dua periode sampai purna tugas, betul-betul husnul khotimah dalam menuntaskan pengabdian di Jawa Timur. Bentuk buktinya, di antaranya, pertumbuhan ekonomi Jatim tiap tahun selalu di atas rata-rata nasional, swasembada pangan terjaga baik, Pakde Karwo juga tegas menolak impor masuk Jatim sehingga petani jadi senang dan makmur,” ungkapnya.

Keberhasilan Pakde Karwo juga tampak dari kesuksesannya mengendalikan laju inflasi Jatim hingga selalu terendah dan terjaga. Dengan demikian, investasi dalam dan luar negeri menjadi nyaman dan dapat menciptakan banyak lapangan kerja. “Contohnya, sekarang cari asisten rumah tangga bagi keluarga menengah ke atas saja susah banget karena banyaknya lapangan kerja,” katanya.

Slamet juga mengapresiasi keberhasilan Pakde Karwo dalam menjaga stabilitas politik Jatim. Selama 10 tahun ini, dia merasakan Jatim benar-benar adem dan tidak pernah ada gejolak, baik antara eksekutif dengan legislatif maupun dengan elemen-elemen lainnya di masyarakat. Pakde Karwo juga memberikan perhatian yang cukup besar kepada Pemerintahan Desa dan dekat secara lahir dan batin, selalu menerima keluhan dengan solusi yang enak dan tepat, serta mau menerima siapapun para kades dan perangkat yang ingin bersilaturahmi tanpa membeda-bedakan.

“Banyak lagi hal-hal positif dari Pakde Karwo. Sampai hari ini saya belum menjumpai dan merasakan yang negatif dari beliau. Kalau masa jabatan bisa tiga periode, saya kira Pakde Karwo masih pas banget untuk memimpin Jatim yang majemuk ini. Sebab, Pakde sangat diterima oleh semua baik santri, abangan, agama, dan kepercayaan apapun,” katanya.

Slamet berharap, ke depan Pakde Karwo bisa mengabdi di tingkat nasional sebagai menteri, mengingat keberhasilannya memimpin Jatim. “Karena kita bisa membandingkan Pakde dengan gubernur-gubernur dari provinsi lain se-Indonesia,” sambungnya. (uul)