Supiatun SE, Ketua TP PKK Desa Kedungrukem, Benjeng, Gresik (2013-2019)

Supiatun: Setiap Proses adalah Perjuangan

203
Supiatun. Foto: dok. pribadi.

Bagi Supiatun, setiap proses yang dia lewati dalam hidup adalah perjuangan. Karena itulah, dia selalu melakukan yang terbaik dalam apapun. Ketika menjabat Ketua TP PKK atau ketika mengikuti proses pencalegan beberapa waktu lalu.

Mendampingi suami yang menjabat sebagai Kepala Desa Kedungrukem membuat Supiatun secara ex officio menerima amanah sebagai Ketua TP PKK Desa Kedungrukem. Jabatan itu ia sandang sejak 2013 hingga 25 Maret 2019 lalu. Kini, ia dan suami sedang melakukan pembentukan kader-kader untuk maju lagi di Pilkades yang akan datang.

“Dari warga ada yang berharap saya (maju Pilkades). Cuma saya menolaknya, lebih baik suami saja dan tetap nantinya saya yang ada di belakang mendukung penuh untuk kemajuan Desa. Suami adalah imam saya & anak-anak. Suami yang ada di depan,” ujar Supiatun.

Dalam pesta demokrasi yang lalu, Supiatun mencalonkan diri sebagai calon legislatif. Selama sekitar 8 bulan, dia keliling ke Desa-Desa di dua Kecamatan. Ia mencurahkan tenaga, pikiran tentunya materi. Namun, hasil akhirnya belum sesuai dengan keinginan.

“Setiap proses adalah perjuangan. Setiap yang terjalin niatkan ibadah. Berhadapan dengan ribuan karakter, bertemu dengan berbagai profesi, duduk berdampingan terkadang beralaskan tanah & rumput, inilah yang bisa kita selami. Tiada kekalahan di benak saya karena saya sudah banyak memperoleh pengalaman yang amat mahal dalam hidup,” katanya.

Kepada Puspa, Supiatun juga sempat membagikan pengalamannya selama memimpin PKK Desa Kedungrukem. Ibu dua orang anak ini menyebut, masyarakat di desanya memiliki SDM dan profesi yang majemuk. Untuk menyatukan mereka dalam memperkuat keberhasilan PKK, Supiatun menekankan Pokja I yaitu mengelola Program Penghayatan & Pengamalan Pancasila serta gotong royong. Ruang terbesar yang diambil adalah tentang keagamaan.

Warga menyambut baik. Setiap bulan, PKK mengadakan agenda anjangsana pengajian di empat dusun yang ada di desa. Di setiap dusun juga rutin dilakukan berbagai kegiatan Pokja setiap mingguan. Antara lain tahlil bapak-bapak, jamaah yasin ibu-ibu, jamaah manaqib ibu-ibu, jamaah diba’ ibu-ibu dan pemudi, dan majelis lainnya.

Sementara untuk Pokja II fokus pada Peningkatan Program Pendidikan, Keterampilan & Pengembangan kehidupan berkoperasi. Pokja ini mampu menjalankan Kopwan (Koperasi Wanita), UP2K-PKK, dan UPKU (Unit Pengelola Keuangan dan Usaha) dengan baik dan lancar. “Tujuannya agar masyarakat, khususnya yang kurang mampu bisa mengembangkan usaha dengan adanya simpan pinjam,” jelas Supiatun.

Untuk kegiatan Pokja III, Supiatun mengajarkan pengelolaan program sandang, pangan, papan baik yang berhubungan dengan pemanfaatan lahan pekarangan dengan mengelolanya menjadi lahan yang menghasilkan dari tingkat keluarga, dan nantinya akan bergeser pada UKM. Hal ini dilakukan karena Kedungrukem memiliki produk unggulan berupa opak jepit dan kerajinan olahan bambu.

Sedangkan untuk program Pokja IV lebih banyak berkaitan dengan Program Kesehatan & perencanaan sehat baik ibu, bayi, balita, dan lansia. Setiap bulan ada Posyandu dan kegiatan lain yang berhubungan dengan kesehatan. “Semua kami jalankan semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat. Mendidik dari nol untuk menciptakan generasi unggulan,” ungkapnya.

Supiatun (tengah, baju hijau toska) dalam salah satu kegiatan.

Selain pelaksanaan program yang berjalan lancar, Supiatun juga berhasil mengantarkan Kedungrukem meraih banyak prestasi. Di awal menjabat, TP PKK Desa Kedungrukem ditunjuk TP PKK Kec. Benjeng untuk mewakili lomba simulasi di kabupaten dan berhasil meraih juara II. Kedungrukem juga pernah meraih Juara I lomba Gresik Bisa tingkat kecamatan, masuk 60 besar dalam lomba Gresik Bisa tingkat kabupaten, juara I lomba yel-yel se-Kawedanan.

“Kami juga sukses di Pokja I. Bisa mengharumkan nama desa, kecamatan, dan kabupaten karena dari desa terpencil bisa masuk di televisi dalam acara ‘Mamah & Aa’,” katanya.

Jika amanah sebagai ketua PKK desa kembali dipercayakan kepadanya, Supiatun berkeinginan untuk melanjutkan program-program sebelumnya yang belum finish. “Harapan terbesar kami PKK Desa Kedungrukem bisa semakin baik dari segi SDM dan semua aspek ekonomi,” pungkas Supiatun. (via)