Temuan Padi Ratun Teknologi R5 Jadi Solusi Tingkatkan Kesejahteraan Petani Jawa Timur

43
Gubernur Khofifah bersama Bupati Sidoarjo memanen padi Ratun R5 di Puspa Agro Sidoarjo

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan panen hasil uji coba padi ratun teknologi R5 guna mendukung swasembada pangan di Puspa Agro, Jemundo, Sidoarjo (17/6). Berdasarkan hasil uji coba, sekali tanam ternyata bisa dipanen hingga mencapai lima kali.

“Saya ingin mengajak semua pihak mengawal program ini karena nilai tambahnya sangat banyak. Khususnya untuk penguatan penyejahteraan para petani,” ungkap Khofifah.

Budidaya ini, kata dia, bisa memberikan multiplier efect cukup banyak bagi para petani. Salah satunya, kuantitas dan kualitas yang sama dalam tiap panennya. Rata-rata mencapai enam sampai tujuh ton tiap satu hektar dalam satu kali panen. Selain itu, penggunaan padi ratun teknologi R5 juga bisa mengurangi penggunaan pupuk urea dan NPK hingga 50%.

“Pengurangan penggunaan pupuk anorganik pada padi ratun teknologi R5 sangat membantu daya dukung lahan dan alam kita, sehingga ekosistem akan terjaga,” tukas Khofifah. Ia optimis, budidaya ini bisa mengurangi kemiskinan masyarakat pedesaan secara signifikan.

Bahkan, penanaman padi jenis ini tanpa musim tanam setahun sehingga petani bisa melakukan pekerjaan yang lain. Kata dia, tanpa musim tanam, para petani bisa melakukan kerja-kerja lain yang bisa menjadi sumber income mereka.

Terkait penemuan padi ratun teknologi R5, Khofifah berharap agar segera didaftarkan ke Hak Kekayaan Intetelektual (HAKI). Penemuan ini, bagi dia, sangat bermanfaat dan otentik untuk rakyat Jatim khususnya para petani.

“Saya juga mengajak kita semua menjadi tester untuk merasakan beras ratun yang dipanen ini setelah dimasak rasanya seperti apa. Sehingga, kita bisa memastikan bahwa beras ratun ini aman dan sehat,” terangnya.

Ia ingin, riset dan development untuk pengembangan teknologi dan inovasi budidaya pertanian terus dilakukan. Mengingat ekstentifikasi lahan di Jatim sangat sulit dilakukan dan hanya intensifikasi yang bisa dilakukan.

“Sekali lagi saya menyampaikan terimakasih atas penemuan inovasi padi ratun teknologi R5,” pungkasnya. (fan, hms)