Turunkan Angka Kemiskinan, Jalin Matra Panen Penghargaan

32
Gubernur Jatim, Pakde Karwo saat menerima dua penghargaan dari Men-PAN RI

PROGRAM Jalin Matra yang dijalankan Pemprov Jatim dalam sepuluh tahun terakhir, ternyata tak hanya berhasil menurunkan angka kemiskinan saja. Program andalan Gubernur Jatim Pakde Karwo ini ternyata juga berhasil meraih sederet penghargaan dari berbagai kalangan. Apa saja?

 

DALAM sepuluh tahun terakhir, angka kemiskinan di Jatim, telah mengalami penurunan yang cukup signifikan. Salah satu penunjang utamanya, karena gelontoran program Jalin Matra (Jalan Lain Menuju Mandiri dan Sejahtera) yang menjadi inovasi unggulan Gubernur Jatim, Pakde Karwo.

Program lanjutan Jalin Kesra ini memiliki tiga jenis kegiatan. Pertama, Jalin Matra Penanggulangan Feminisasi Kemiskinan (Jalin Matra PFK). Program ini difokuskan untuk menanggulangi kemiskinan perempuan dengan sasaran Kepala Rumah Tangga Perempuan (KRTP).

Kedua, Jalin Matra Bantuan Rumah Tangga Sangat Miskin (Jalin Matra RTSM) yang menangani penduduk sangat miskin yang hidup di bawah garis kemiskinan.  Ketiga, Jalin Matra Penanggulangan Kerentanan Kemiskinan (Jalin Matra PK2) yang fokus sasarannya penduduk yang mendekati garis kemiskinan.

Berdasar data BPS Jatim, pada Maret 2009, persentase kemiskinan di Jatim mencapai angka 16,68 persen dari jumlah penduduk di Jatim yang mencapai sekitar 39 juta jiwa. Angka itu terus menurun setiap tahunnya hingga per Maret 2018  hanya mencapai 10,98 persen. Artinya, selama kurun waktu itu, angka kemiskinan di Jatim telah mengalami penurunan sebesar 5,70 persen.

Khusus setahun terakhir, angka kemiskinan Jatim telah mengalami penurunan hingga 0,79 persen. Jika Maret 2017 angka kemiskinan di Jatim masih mencapai 11,77 persen, pada periode yang sama angka itu menurun menjadi 10,98 persen.

Secara absolut jumlah penduduk miskin Jatim selama Maret-September 2017 juga turun sebanyak 211.740 jiwa. Pada Maret 2017 terdapat 4.617.010 jiwa penduduk miskin, namun pada September 2017 telah berkurang menjadi 4.405.270 jiwa.

Atas capaian tersebut, Gubernur Pakde Karwo mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berjibaku menanggulangi kemiskinan di Jatim. Tidak terkecuali kepada gerakan PKK yang turut membantu penanggulangan kemiskinan melalui Program Jalin Matra PFK. “Terima kasih kepada PKK yang berperan besar dalam membantu Pemprov menurunkan kemiskinan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan Jalin Matra PFK, kader-kader PKK memang dilibatkan mulai dari tingkat kabupaten hingga desa. Bagi Pakde, keterlibatan perempuan dalam pengentasan kemiskinan kaum perempuan merupakan hal yang langka.

‘’Konsep negara mengurus wanita single parent belum pernah ada sebelumnya di negara mana pun. Jatim yang pertama melakukannya,” kata Pakde Karwo dalam acara peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XV dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-46 di Ponorogo, medio November lalu.

 

Panen Penghargaan

Yang membanggakan, selain mampu menanggulangi kemiskinan Jalin Matra PFK juga berhasil mendulang banyak penghargaan. Tak hanya di tingkat nasional, namun Jalin Matra PFK juga sempat mendapat apresiasi di tingkat internasional.

Di level dunia, Jalin Matra PFK mampu menembus penghargaan sebagai finalis United Nations Public Service Awards (UNPSA) pada Juni 2018 lalu dalam kompetisi inovasi pelayanan publik tingkat internasional.

Kendati belum berhasil menyabet juara, namun Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) memberikan penghargaan atas partisipasi inovasi Jalin Matra PFK dalam UNPSA 2018.

Tak itu saja, di tahun ini Jalin Matra PFK juga mendapat penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional. Bersamaan dengan itu, Gubernur Pakde Karwo juga menerima penghargaan Pin Emas selaku Pemimpin paling Inovatif. Penghargaan itu diterima langsung dari MenPAN-RB, Syafruddin di Hotel Shangri-La Surabaya, Rabu (19/9).

Apa yang diraih Jalin Matra PFK tahun ini sejatinya bukanlah yang pertama. Karena sebelumnya, Jalin Matra PFK juga pernah meraih Top 99 Inovasi Pelayanan Publik dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) tahun 2016.  Kala itu, Jalin Matra PFK harus bersaing dengan 2.476 inovasi dari seluruh Indonesia.

Saat ini, Jalin Matra PFK juga kembali mendapat kehormatan dari Men-PAN RB untuk diajukan lagi bertanding dalam ajang United Nations Public Service Awards (UNPSA) tahun 2019.

Atas kepercayaan itu, DPMD Jatim beberapa kali didaulat sebagai pemateri dalam berbagai forum nasional dan internasional. Salah satunya,  even  Internasional Public Services Forum 2018 (IPS Forum 2018) yang dihelat di Jakarta Convention Centre pada awal November lalu. (yus)