Wartawan DD Juara Anugerah Pewarta Astra

663
Edi T Jatmiko usai menerima hadiah

Karya berjudul ‘Demi Perpustakaan Rela Terusir dari Rumah’ karya wartawan Majalah Derap Desa, Edi Triono Jatmiko, sukses meraih juara II pada lomba karya tulis Anugerah Pewarta Astra 2017. Atas prestasinya itu, Edt—sapaan akrab Edi T Jatmiko—diganjar sebuah sepeda motor Honda CBR plus sertifikat penghargaan.

Edt mampu menembus final setelah melalui proses penilaian dan penjurian dari sekitar lebih dari 700 karya tulis yang masuk ke meja panitia. “Alhamdulillah, karya saya menembus final. Saya diundang ke Jakarta juga nggak menyangka bisa meraih juara II,” ujar Edt.

Apa yang dicapainya itu tak lepas dari dukungan pemimpin umum dan pemimpin redaksi yang total memberikan ruang berkreasi dan berkarya seluas-luasnya bagi para wartawan DD. Bahkan sebisa mungkin setiap awak media di majalah DD mampu unjuk prestasi.

Bukan sekali ini saja wartawan DD menembus final hingga merengkuh juara. Sebelumnya, pada edisi lomba 2015 dan 2016, wartawati Ulviyatun Ni’mah, sukses meraih juara II (edisi lomba 2015) dan harapan I (edisi lomba 2016). Artinya, sejak lomba kategori karya tulis itu digelar (mulai 2015), wartawan DD selalu menembus final dan menyuguhkan mahkota penghargaan.

“Kami selalu melecut teman-teman agar terus menunjukkan diri dengan prestasi. Ini prestise bagi masing-masing, dan tentunya juga bagi media kami. Mudah-mudahan ke depan lebih berprestasi lagi, serta mampu menyemangati yang lainnya,” ujar Denny Nuryadi, Pemimpin Umum DD.

Pada lomba Anugerah Pewarta Astra (APA) & Lomba Fotografi Astra (LFA) 2017 dibagi dalam empat kategori, yakni karya tulis kategori wartawan dan karya tulis kategori umum/blog. Kemudian LFA, masing-masing karya foto media dan karya foto umum.

Juara I karya tulis kategori wartawan diraih Puji Purwanto dari Suara Merdeka dengan karya berjudul ‘Memetik Asa dari Manisnya Gula Kelapa’. Sedangkan karya tulis berjudul ‘Anjani Sekar Arum, Melindungi Anak-anak dengan Batik Bantengan’ oleh Reny Susanti dari Kompas.com, harus puas meraih juara III. (uul)

Edi T Jatmiko usai menerima hadiah