2021, PTPN XII Targetkan Produksi Kopi 3.601 Ton

78
Seorang pemetik memilih buah kopi merah di Kebun Gunung Gumitir, salah satu kebun milik PTPN XII di Kabupaten Banyuwangi.

SURABAYA – Pada musim panen kopi tahun ini, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII menargetkan produksi kopi sebanyak 3.601 ton dari areal seluas 10.715 ha.

Kepala Bagian Non Core Business & Optimalisasi Aset PTPN XII, Nelson Limbong mengatakan, sejumlah kebun kopi milik BUMN tersebut pada Agustus saat ini mengalami puncak panen, setelah bulan lalu memulai awal petik kopi.

“Cuaca tahun ini cukup bagus, sehingga diharapkan dapat meningkatkan hasil panen kopi. Ditargetkan panen kopi mencapai 3.601 ton terdiri dari kopi arabika 1.434.500 kilogram dan jenis robusta 2.167.200 kilogram,” tuturnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/08).

Kopi merupakan salah satu komoditas utama yang diusahakan PTPN XII, selain karet, teh, kakao, dan aneka kayu. Areal kopi yang dikelola BUMN yang berkantor pusat di Jalan Rajawali, Surabaya ini seluas 5.471 ha untuk kopi jenis arabika dan kopi robusta seluas 5.244 ha yang tersebar di beberapa kabupaten di Jawa Timur.

Baca Juga  Dani Azwar Anas Dorong Warga Berwirausaha

Komoditas tersebut diorientasikan ke pasar ekspor meliputi Amerika Serikat, Italia, Jerman, dan Jepang. Sementara sebagian dipasarkan di dalam negeri.

Menurut Nelson, pasar kopi dunia saat merebaknya virus corona tahun lalu mengalami penurunan, tapi kini sudah mulai ada respon di AS dan Eropa seiring meredanya pandemi Covid-19 di kawasan tersebut. Namun, buyer masih bersikap wait and see karena pengkonsumsian kopi di negara-negara masing-masing belum pulih.

“Persaingan kopi di pasar ekspor pun semakin tajam, produsen kopi asal Brasil, Kolumbia, India, dan Vietnam menggelontor komoditas tersebut dengan harga jual lebih rendah sehingga mampu menarik buyer,” tuturnya. (mai)