Demokrat: Wamendes Budi Arie Fokus Saja Ke Pandemi, Jangan Sibuk Fitnah Kami

51

JAKARTA – Partai Demokrat mengecam keras sikap Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Budi Arie Setiadi, yang mengunggah poster hoaks yang memfitnah Partai Demokrat dan mahasiswa di laman facebook pribadinya.

Tuduhan tersebut kembali membuat Partai Demokrat mempertanyakan kesungguhan Wamendes ini membantu Presiden menangani pandemi Covid-19.

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menyayangkan hal itu. Menurutnya, di saat situasi negara sedang genting dan darurat Covid-19, tidak pantas jika seorang Wakil Menteri sibuk menebar fitnah kepada Demokrat.

“Seharusnya sebagai salah satu pejabat penting di kabinet, Budi Arie Setiadi bisa memfokuskan tenaga, pikiran, dan waktunya untuk membantu memastikan penanganan Covid-19 di desa, daerah tertinggal, dan daerah transmigrasi bisa berjalan dengan lebih baik,” katanya, Sabtu (24/7/2021).

Baca Juga  IPM Rendah, Gubernur Khofifah Minta Kepsek di Jatim Miliki Kepemimpinan Kuat

Herzaky mengatakan, lebih baik tenaga, pikiran, dan waktu Wamendes Budi Arie Setiadi bisa digunakan untuk menyelesaikan masalah pencairan dana desa yang masih sangat rendah.

“Setiap daerah di pelosok Indonesia sangat membutuhkan dukungan dana dalam menangani pandemi Covid-19 ini. Janganlah kemudian, banyak rakyat kita di desa, yang meninggal karena tidak diketahui menderita Covid-19 maupun tidak mendapatkan perawatan dan bantuan layak dari pemerintah ketika positif Covid-19, karena salah satu Wakil Menteri-nya sibuk menyebar fitnah kepada kami,” tegasnya.

Herzaky melanjutkan, dalam poster yang diunggahnya, Wamendes Budi Arie Setiadi berusaha memfitnah Partai Demokrat dengan tulisan DE-MO-K-RA-T dan menyebutkan “Pakai Tangan Adik-adik Mahasiswa Lagi Untuk Kepentingan Syahwat Berkuasanya”, ditambah tagar BongkarBiangRusuh dan meletakkan kata Demokrat di bagian bawah poster tersebut.

Baca Juga  Malam ini, AHY Buka 'Demokrat Bertakbir'

“Sangat tegas dan jelas, Budi Arie Setiadi telah berusaha memfitnah Partai Demokrat sebagai biang rusuh dan menggunakan tangan adik-adik mahasiswa untuk kepentingan syahwat berkuasa,” ujarnya.

Herzaky pun mempertanyakan, mengapa di tengah semakin memburuknya situasi Indonesia karena pandemi Covid-19, fitnah dan hoaks kepada Partai Demokrat semakin banyak dilancarkan pendukung pemerintah, termasuk para pendengung.

“Kalau pola pikir seperti ini yang mendarah daging di para pendukung pemerintah, pantas saja jika nyawa rakyat tidak menjadi prioritas, karena pemerintah bisa hilang fokus, dan terkesan sibuk mengalihkan persoalan dan mencari kambing hitam,” tandasnya.

Herzaky menambahkan, saat ini Partai Demokrat sedang fokus membantu rakyat yang sedang kesulitan karena pandemi Covid-19 dan belum terjangkau bantuan pemerintah.

“Tidak ada yang lebih berharga dari nyawa manusia, seperti yang disampaikan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono. Inilah semangat yang dipegang teguh oleh kader Partai Demokrat di seluruh Indonesia. Seharusnya, seluruh elemen pemerintah bisa memiliki semangat yang sama dan berfokus mencegah melonjaknya korban meninggal karena Covid-19, daripada sibuk menebar hoax dan fitnah. Rakyat butuh aksi nyata, bukan pencitraan tak berguna apalagi janji-janji belaka,” tukasnya. (nur)

Baca Juga  DPP Partai Demokrat: Seharusnya Gerombolan Moeldoko Minta Maaf ke Rakyat dan Presiden