Kisah Andi Ernawati, Owner E-Gallery Paper Flower (2)

Diburu Follower untuk Berbagi Ilmu

780
Erna bersama ibu-ibu muda dan remaja yang ingin belajar membuat paper flower

Selain berjualan ternyata Erna juga sering mengadakan kelas workshop dan les privat. Unikanya, itu dilakukan bukan untuk menambah pemasukan, tapi murni keinginan teman-teman followersnya di instagram.

“awalnya nggak ada pikiran untuk bikin workshop-workshop begitu. Tapi, sejak fokus jualan, banyak teman followers yang penasaran dan ingin belajar. Banyak yang mengusulkan, minta diadakan. Akhirnya, karena memang banyak yang minat sekalian saja saya buka kelas,” tutur Alumni AMIK Rizky Makassar, jurusan Managemen Informatika itu.

Kebiasaan itu ia lakukan sejak pertengahan tahun 2018. Pesertanya mulai remaja, ibu-ibu muda, paruh baya sampai intansi. Tujuannya, kata dia, ada yang ingin bisa dan ada yang ingin mengembangkan sekaligus memperbaiki kualitas jualan. Bahkan, diantara mereka ada yang sampai minta les privat di rumah.

Erna memberi materi dalam workshop merangkai bunga kertas

Terbukti, karya-karya tangan kreatifnya, kini berhasil menginspirasi kaum perempuan lainnya. “Alasan pastinya mereka sendiri yang tahu. Tapi, mungkin mereka percaya karena sudah melihat kreasi-kreasi saya di Ig. Ya, banyak yang bilang sih, ingin belajar karena bunganya bagus dan rapi,” tandasnya lantas tersenyum.

Baca Juga  Jamur Nikmat Ala Vins Auliya

Istri Muh Chumedy ini berharap, kedepan ingin menambah karyawan beberapa orang supaya pesanan yang masuk bisa diselesaikan dengan cepat. Pasalnya, selama ini ia mengerjakan pesanan sendiri. Selain itu, ia juga ingin menjaring wedding organizer atau party planner untuk bekerjasama. (fan)

beberapa karya lainnya yang bisa dimanfaatkan untuk menghiasi ruangan

baca juga: Bisa Happy Berkat Hobby