Forkopimda Jatim Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Secara Virtual Bersama Presiden RI

49

SURABAYA – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Pangdam V Brawijaya TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim, Sabtu (14/8/2021) siang, melaksanakan seremoni pelepasan ekspor komoditas pertanian “Merdeka Ekspor” tahun 2021 oleh Presiden RI secara virtual.

Kegiatan yang dilaksanakan di Terminal Peti Kemas Surabaya ini juga dihadiri Wakil Menteri Pertanian, Sekjen Kementan, Kepala BBKP Surabaya, Direktur PT Pelindo II, PJU Polda Jatim, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak,dan Direktur PT TPS.

Kegiatan ceremonial pelepasan ekspor komoditas pertanian “Merdeka Ekspor” tahun 2021. Merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan perekonomian negara dimasa Pandemi Covid-19.

Dalam video virtual, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo Memberikan arahan, di antaranya, di hari yang sama dilakukan ekspor komoditas pertanian secara serentak dari 17 pintu ekspor melalui bandara udara dan pelabuhan laut di berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga  Setahun Pasca Gempa Lombok, Progres Recovery Hunian Warga Terdampak Capai 80 Persen

“Ini merupakan momentum penguatan ekspor komoditas pertanian indonesia dan menandai kebangkitan ekonomi nasional di tengah Pandemi Covid-19,” jelas Presiden Joko Widodo, saat memberikan arahan melalui video virtual, Sabtu (14/8/2021) siang.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada petani, peternak, pekebun, pelaku usaha agro bisnis, dan pemangku kepentingan pertanian lainya yang selama pandemi bekerja keras tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga berhasil meningkatkan ekspor produk pertanian.

“Sektor pertanian adalah salah satu sektor yang mampu bertahan di era pandemi. Ekspor pertanian tahun 2020 naik 15,70 persen dibanding tahun 2019,” lanjutnya.

“Diharapkan ke depan, kegiatan peningkatan ekonomi nasional ini dapat menjadi pemicu di berbagai sektor ekonomi sehingga target pertumbuhan ekonomi dapat tercapai di masa pandemi Covid-19,” pungkasnya. (nur)

Baca Juga  BKKBN Siap Wujudkan Good Governance