Kunjungi Ngawi, Wantimpres Soekarwo Dukung Layanan Digital Desa Dempel

129

NGAWI – Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) melakukan kunjungan kerja ke Desa Dempel, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Rabu (24/3/21).

Didampingi Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, tim peneliti, dan pejabat Pemkab Ngawi, Pakde Karwo mengapresiasi dan mendukung pemanfaatan teknologi digital yang dilakukan Pemerintah Desa Dempel.

“Desa Dempel mengambil keputusan yang sangat bagus dengan menggunakan teknologi digital di saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Kabupaten Ngawi. Ini luar biasa,” puji Pakde Karwo.

Mantan Gubernur Jatim dua periode ini menjelaskan, pandemi Covid-19 telah memberikan masalah dan pelajaran yang besar di Indonesia dan dunia, yakni penggunaan teknologi digital sebagai budaya baru.

Berdasarkan hasil tinjauannya, Desa Dempel telah mengadopsi sistem digital dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, di antaranya melalui aplikasi sistem informasi desa (SID).

Baca Juga  Pakde Karwo Raih Anugerah Kencana Bidang KKBPK dari BKKBN

Dengan SID, Pemdes Dempel mampu mengakomodasi kebutuhan yang berkaitan dengan data kependudukan desa dan perizinan.

Selain itu, Pemdes juga mampu memasarkan produk UMKM masyarakat melalui market place, hingga kanal sapa desa yang memuat informasi bagi masyarakat Desa Dempel.

“Ini pelajaran bagus. ‘Small is beautiful‘, yang kecil di Desa Dempel ini sangat indah untuk pengembangan budaya digital. Nanti akan kami laporkan kepada pemerintah,” katanya.

Pakde Karwo menegaskan, pemerintah akan mendukung pencapaian Desa Dempel dalam penggunaan pelayanan digital. Tidak hanya itu, ia juga mendorong agar transformasi pelayanan digital bisa dilakukan secara menyeluruh di Indonesia sebagai budaya baru akibat pandemi.

“Ini akan didukung, justru yang harus didorong itu transformasi digital. Literasinya harus benar-benar diajarkan dan di Dempel dapat manfaat dari itu,” lanjutnya.

Baca Juga  Semarak HPN 2019, Ratusan Warga Bangkalan Ikuti Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Ia menambahkan, transformasi pelayanan digital secara menyeluruh di Indonesia akan memerlukan waktu yang sangat lama.

“Di Jawa hal itu bisa lebih cepat terealisasi, namun untuk luar pulau Jawa akan berjalan lebih sulit,” ungkapnya.

Pakde Karwo juga mengapresiasi gagasan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono terkait cyber optic dalam hal transformasi pelayanan digital.

Menurutnya, dengan ide tersebut transformasi pelayanan digital tidak lagi tergantung dengan jumlah BTS (tower seluler), namun cukup dengan cyber optic yang dikelola oleh pemerintah daerah.

“Ide pak bupati sangat bagus, justru ada cyber optic yang akan dibantukan pemerintah daerah, bukan BTS nya, ini saya kira satu lompatan dari offline menuju online,” pungkasnya.

Pakde Karwo menyerahkan bantuan masker kepada warga Desa Dempel. (Foto-foto: Alfi Yusron/derapdesa.id)

Baca Juga  Gugat Menkumham di PTUN, Pengacara KSP Moeldoko Diduga Pernah Palsukan Surat Kuasa

Dalam kesempatan tersebut, Pakde Karwo juga menyerahkan bantuan masker untuk warga Desa Dempel.

Melalui pemberian bantuan ini, dia mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga protokol kesehatan Covid-19.

Kunjungan dalam rangka kajian literasi informasi untuk membangun kebudayaan ini digelar selama dua hari. Usai mengunjungi Kab. Ngawi, Pakde Karwo beserta tim peneliti mengunjungi Kab. Bojonegoro, Kamis (25/3/2021). (*)