Olahraga Harus Jadi Daya Tarik Semangat Baru Jawa Timur

354

Bila olahraga bersanding dan bersinergi dengan kepariwisataan, tentu akan menghasilkan semangat baru yang luar biasa. Bahkan olahraga harus menjadi gravitasi bagi Jawa Timur guna menciptakan semangat baru yang bersanding dengan pariwisata.

Betapa olahraga bisa berseiring dengan dunia kepariwisataan, bila masing-masing cabor bisa menyatu dengan pelaku kepariwisataan, maka akan menjadi semangat baru. “Magnetnya Jawa Timur ini banyak sekali, bergantung pada kita mau mengambil dalam posisi yang mana,” ujar Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat sambutan pada acara Anugerah Olahraga Siwo PWI Jatim di Surabaya, Selasa (3/3) malam.

Khofifah yang juga baru dinobatkan sebagai Tokoh Utama Olahraga oleh PWI
Jatim itu menambahkan, menyatunya cabang-cabang olahraga dengan kepariwisataan di Jatim ini selain memunculkan semangat baru, juga menjadi penguatan bagi semua karena ada keindahan cabor yang bisa dinikmati di mana saja.

Baca Juga  Raka Kab Pasuruan dan Raki Kab Malang Jadi Duta Wisata Jatim 2020

Ia mencontohkan, keindahan olahraga pacuan kuda bahkan diceritakannya pengalaman sensasi naik kuda saat berkunjung ke Bromo beberapa waktu lalu. “Pacuan kuda itu menurut saya indah sekali, dari ujung ke ujung gerakan kakinya dan penunggang kudanya. Indah sekali namun saya tidak bisa saat menunggang kuda di pasir berbisik (Bromo, red) perasaan saya lelah,” ungkapnya.

Di hadapan para atlet muda Jatim dan insan olahraga, Khofifah berbagi tips agar para olahragawan bisa menyatu dengan dunianya di masing-masing cabor yakni selalu berinteraksi dan berkomunikasi dengan properti yang digunakan sesuai cabornya.

Siwo PWI Jatim dalam anugerah olahraga itu memberikan 21 penghargaan kepada atlet, pelatih, pembina, tokoh olahraga di Jatim, termasuk menobatkan Gubernur Jatim yang mendapatkan penghargaan special award sebagai Tokoh Utama Olahraga Jatim.

Penghargaan Livetime Achievement diberikan kepada Yahya Buari dari cabor panahan, Tokoh Peduli Olahraga : Amir Burhanuddin Sekretaris Asprov PSSI Jatim, AKBP Feby Hutagalung yang sukses mengawal Porprov 2019 dan Liga I Sepakbola, Jumirin SE pengusaha dan tokoh olahraga Ngawi dan Agus Amperianto GM PT Pertamina Asset 4 juga sekaligus mendapatkan penghargaan instansi peduli olahraga bersama Universitas Negeri Surabaya.

Baca Juga  Gubernur Dikukuhkan Jadi Keluarga Kehormatan Masyarakat Samin

Kemudian Penghargaan Kabupaten/Kota Terbaik 2019 diberikan Kota Malang dan Kota Batu, induk organisasi diberikan kepada Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) dan Persatuan Boling Indonesia (PBI), Atlet Putra Terbaik Mahue Spens Stuber cabor dayung, Atlet Putri Terbaik Dea Salsabila cabor pentatlon, Beregu Terbaik Tim Voli Bank Jatim dan Pelatih Terbaik Indra Sibarani cabor boling. (*)