Perkuat Penjualan Ritel Produk Hilir, PTPN XII Siapkan Aneka Produk

53

SURABAYA – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII menyiapkan aneka produk hilir komoditas perkebunan, untuk mendukung peluncuran komoditas PTPN Group berupa minyak goreng, gula pasir, teh, dan kopi dengan brand ‘Nusakita.’

Peluncuran tersebut dilakukan Menteri BUMN Erick Thohir bersama Wakil Menteri I Kementerian BUMN Pahala Mansuri, Komisaris Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Erwan Pelawi, Direktur
Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani serta jajaran direksi Holding Perkebunan Nusantara, Selasa (17/8/2021).

Pelaksanaan acara tersebut menandai komitmen Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) untuk memasuki sektor ritel secara serius, setelah sebelumnya memiliki brand-brand lokal yang sudah diterima dengan baik oleh masyarakat.

“Saya berharap brand nasional Nusakita dapat membangun nasionalisme dan kemandirian PTPN Group dan juga para konsumen yang menikmatinya serta semakin memperkuat brand PTPN Group di pasar ritel. Saya juga menekankan kepada PTPN untuk mengemban peran sebaik-baiknya sebagai BUMN yang dapat memberi nilai tambah bagi stakeholders utamanya dalam memaksimalkan nilai ekonomi bagi Indonesia (surplus creator) dengan tetap memperhatikan pelayanan publik (welfare creator),” tutur Erick Thohir saat memberikan sambutan dalam peluncuran brand nasional Nusakita.

Baca Juga  Dani Azwar Anas Dorong Warga Berwirausaha

Menteri BUMN Erick Thohir

Dirut Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani mengatakan, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil dan pengekspor minyak kelapa sawit (CPO) terbesar di dunia. Menurutnya, sebagai perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia dengan produk turunan CPO, sudah saatnya PTPN Group serius memasuki industri hilir dengan memproduksi minyak goreng yang bermutu.

PTPN XII yang merupakan salah satu dari PTPN Group juga menyiapkan produk gula pasir, teh, dan kopi, untuk dijadikan bagian dari hasil perkebunan yang dipasarkan secara ritel dengan brand Nusakita.

BUMN yang berkantor pusat di Surabaya itu mengelola kebun kopi arabika seluas 5.471 hektar dan kopi robusta 5.244 hektar di Jatim, kebun teh seluas 1.710 hektar di wilayah Kab. Blitar, Malang, Lumajang, dan Jember.

Baca Juga  Buka Jambore BUM Desa, Khofifah Harapkan Perekonomian di Desa Meningkat

Selain itu, PTPN XII juga mengoperasikan Pabrik Gula Glenmore di Kabupaten Banyuwangi dengan realisasi produksi tahun 2020 sebanyak 44.255 ton gula pasir dan tahun ini ditargetkan naik menjadi 61.000 ton dengan masa giling 125 hari.

Kepala Bagian Sekretaris Perusahaan PTPN XII, Winarto mengatakan, PTPN XII sejak beberapa tahun lalu telah melakukan hilirisasi aneka komoditas perkebunan, yang dipasarkan dengan merek dagang Rollaas berupa kopi bubuk, teh sachet, cokelat, bahkan air minum dalam kemasan (AMDK).

“Penjualan produk hilir tersebut ditangani PT Rolas Nusantara Mandiri (anak perusahaan PTPN XII) secara online atau daring maupun off line atau luring, yang telah menjangkau wilayah Jawa Timur maupun nasional. Kami mendukung Holding Perkebunan PTPN III yang meluncurkam brand Nusakita guna memperluas pemasaran produk hilir,” ujar Winarto.

Baca Juga  2021, PTPN XII Targetkan Produksi Kopi 3.601 Ton

Menurut dia, varian produk yang dipasarkan secara ritel sejak tiga tahun terakhir bertambah dengan produk gula pasir dari Pabrik Gula Glenmore yang penjualannya dikemas 1 kilogram, 5 kilogram, dan 50 kilogram.

Menurut Winarto, hilirisasi produk yang dilakukan PTPN XII berdampak positif berupa peningkatan nilai tambah komoditas perkebunan, dan hasil penjualannya memberikan kontribusi terhadap pencapaian revenue PTPN XII yang mencapai Rp 1,43 triliun pada tahun 2020. (mai)