PWI Jatim Kutuk Kekerasan terhadap Wartawan TEMPO

81

SURABAYA – Kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi. Kali ini kejadian tidak mengenakkan ini menimpa wartawan TEMPO, Nurhadi saat menjalankan tugas di Surabaya, Sabtu (27/3/2021).

Menanggapi hal ini, pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jatim menyesali dan mengutuk kekerasan kepada Nurhadi.

“PWI Jatim menyesalkan dan sangat mengutuk kejadian kekerasan yang dialami Nurhadi dalam menjalankan tugas jurnalistik,” kata Ketua PWI Provinsi Ainur Rohim dalam pers rilisnya.

PWI Jatim juga mengingatkan kepada semua kalangan dan pihak bahwa profesi wartawan dalam menjalankan tugasnya dilindungi oleh Undang-undang, Kode Etik Jurnalistik, dan regulasi lain yang sah di mata hukum dan negara.

Menurutnya, kejadian kekerasan yang dialami Nurhadi merupakan bentuk ancaman terhadap hal-hal lebih prinsip dalam kehidupan pers nasional, yakni ancaman terhadap kebebasan dan kemerdekaan pers, yang diperjuangkan dengan pengorbanan besar dan mesti dilindungi negara Indonesia sebagai negara demokrasi.

Baca Juga  Peringatan HPN 2021, PWI Gelar Penghijauan di Lamongan

“Kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut kasus ini secara tuntas dan membawa pelakunya ke peradilan untuk mendapatkan hukuman yang setimpal atas perbuatannya,” lanjutnya.

PWI Jatim juga meminta kepada rekan-rekan wartawan dan pengelola media massa tetap mengedepankan langkah dan proses hukum serta mengawal kasus ini hingga tuntas.

Ditegaskan pula, pers nasional, khususnya pers di Jatim, tidak surut dan tidak takut menjalankan fungsinya sebagai kekuatan sosial kontrol, khususnya terhadap kasus korupsi, perilaku pihak-pihak yang gandrung kepada kekerasan, dan lainnya, dengan tetap memperhatikan UU nomor 40/1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik, dan regulasi lain yang sah.

“PWI Provinsi Jatim memandang kejadian yang menimpa wartawan TEMPO, Nurhadi, menyadarkan kita bersama bahwa ikhtiar untuk menjalankan dan menegakkan kebebasan dan kemerdekaan pers masih menghadapi banyak hambatan dan tantangan berat,” pungkasnya. (ul)

Baca Juga  Kegiatan Donor Darah PWI Jatim Berjalan Sukses