Rangkaian HPN 2020, PWI Jatim Gelar Donor Darah

353

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2020 dan HUT ke-74 PWI di Jawa Timur diwarnai dengan rangkaian kegiatan dan bhakti sosial.

Dalam kaitan ini pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan donor darah yang dijadwalkan digelar Sabtu (15/2).

Koordinator kegiatan donor darah PWI Jatim, Taufik Rohman, menyatakan, mengenai kegiatan kali ini, pihaknya kembali bekerja sama dengan Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya.

“Ini kegiatan rutin yang digelar setiap tahun dalam rangkaian HPN dan HUT PWI. PMI Surabaya mendukung penuh dan menyiapkan tim untuk kegiatan donor darah ini,” kata Taufik di Sekretariat PWI Jatim di Surabaya, Selasa (11/2).

Menurut rencana, kegiatan donor darah ini digelar di Aula PWI Jatim, Jl Taman Apsari Surabaya Nomor 15-17 Surabaya, mulai pukul 08.00 WIB.

Baca Juga  Gandeng KWP, Sri Wahyuni Nasdem Bagikan Makanan Tambahan Bagi Balita Serta Bumil

Taufik menjelaskan, panitia menargetkan 200 peserta ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. “Selain anggota PWI dan insan pers atau media, kami juga telah mengirimkan undangan kepada mitra kerja untuk ambil bagian di kegiatan sosial ini,” tambahnya.

Lebih lanjut Taufik Pentol–sapaan akrabnya– menambahkan, kegiatan donor darah ini juga bertujuan membantu PMI Surabaya dalam menyediakan stok darah guna memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Setetes sumbangan darah kita akan sangat berguna dan bisa menyelamatkan sejuta jiwa,” ujarnya. Bagi masyarakat yang peduli, bisa langsung melakukan donor saat hari-H pelaksanaan.

Sementara itu, Ketua Panitia HPN 2020 tingkat Jatim, Teguh LR, mengemukakan, donor darah merupakan salah satu dari sejumlah rangkaian kegiatan yang digelar PWI Jatim dalam memeringati HPN dan HUT ke-74 PWI.

“Kami juga akan mengadakan bhakti sosial operasi katarak di Nganjuk, akhir Februari, bekerja sama dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Sebelumnya kami melakukan kegiatan silaturahim ke sejumlah wartawan senior di Jatim,” katanya. (*)