Silaturahmi dengan Forkopimda Jatim, Khofifah Kenalkan Kembali Nawa Bhakti Satya

425
Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak ketika melaksanakan Halal Bihalal di Gedung Negara Grahadi, Selasa (11/6).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta segenap ASN lingkup Pemprov Jatim memberikan pelayanan maksimal pada masyarakat. Hal itu, ia sampaikan dalam acara Halal Bihalal dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) kab/ kota dan bupati/ walikota se-Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (11/6).

Menurutnya momentum tersebut cukup tepat untuk mengenalkan kembali program Nawa Bhakti Satya. Sebab, pengenalan tersebut bisa mendorong ASN mengenal kembali tugas dan pokoknya sebagai pelayan masyarakat.

“Kami ingin menyisir, bersilaturahim, dan bermaaf-maafan sembari memberikan pesan pembinaan kepegawaian dan memperkenalkan Nawa Bhakti Satya,” katanya usai acara tersebut berlangsung.

Khofifah menambahkan, penjelasan program itu penting disampaikan agar segenap pegawai bisa memberi pelayanan terbaik, sesuai dengan slogan “CETTAR”, Cepat Cepat, Efektif, Tanggap, Transparansi, dan Responsif. Sehingga sensitivitas para pegawai bisa terbangun dan tidak hanya berupa given.

Baca Juga  Khofifah Sahur Bersama Pengayuh Becak dan Petugas Kebersihan di Bojonegoro

“Kita perlu para pegawai Pemprov Jatim tidak sekedar memberi respon cepat tapi  juga tanggap, akuntabel dan efisien,” tambahnya.

Perempuan nomor satu Jatim ini melanjutkan, ke depan program Nawa Bhakti Satya akan dikristalisasi pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sehingga konsep tersebut harus benar-benar dipahami seluruh pegawai.

Sementara, penerapan respon CETTAR bisa diwujudkan dengan melakukan pengecekan ketika ada aduan dari masyarakat. Dicontohkannya, ketika ada jalan rusak, langsung diperiksa, apakah hal itu milik provnsi, nasional, kabupaten atau kota. Dengan itu, nantinya bisa segera dicarikan solusi terbaik dari masalah tersebut. Demikian pula dalam sektor pendidikan dan kesehatan.

“Saya harap mereka tidak terkotak-kotak dalam segmen tugas pokok dan fungsinya saja. Tapi mereka semua adalah aparat pemprov, karena kita adalah Jatim dan Jatim adalah kita,” papar Khofifah.

Baca Juga  Bupati Apresiasi Desa Ikut Aktif Cegah Penyebaran Covid-19

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah hadir bersama Wagub Emil Elestianto Dardak dan istri Arumi Emil Elestianto Dardak. Selain itu, juga Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono.

Sementara itu, acara tersebut juga tampak dihadiri pejabat kabupaten/ kota se-Jatim. Di antaranya, Bupati Sidoarjo, Bupati dan Wabup Pamekasan, Bupati Sumenep, Bupati dan Wabub Tuban, Bupati Jombang, Bupati dan Wabub Madiun, Walikota dan Wawali Kota Batu, Plt. Bupati Malang, Bupati Blitar, Bupati dan Wabup Gresik, Bupati dan Wabup Bangkalan, Bupati Magetan, serta Bupati dan Wabup Ngawi.

Selain itu, hadir pula Gubernur Jatim periode 1998-2008 Imam Utomo Soeparno, dan Wagub Jatim periode 2009-2019 Saifullah Yusuf. (frd, hms)